30 days challenge – kids without smartphone

Saya dan suami awalnya bukan termasuk orang tua yang sama sekali anti gadget. Kita sering mengajak Kinan untuk menggunakan smartphone secara langsung atau tidak langsung, Misalnya sering ngajak Kinan video call an sama nenek nya, atau sekedar mengajak foto selfie. Apalagi akhir akhir saya menemukan game edukatif yang saya pun sangat tertarik dengan konsep “untuk usia mulai dari 0 tahun’ dan grafis nya yang bagus dan menarik. Hingga akhirnya, sedikit banyak aktivitas yang menggunakan gadget terutama smartphone bagi anak aga sedikit membuat khawatir saya dan suami. Sampai pada suatu hari akhirnya suami meminta dan merayu saya untuk mencoba sama sekali tidak memberikan penggunaan smartphone pada Kinan, baik itu berupa media edukasi apalagi youtube.
Wah tantangan besar nih! Saat itu, ketika saya butuh ‘me time‘ atau saat Kinan rewel atau saat saya milih milih diskon baju dari pada Kinan lari lari an kesana kemari saya biasanya langsung kasih smartphone ke Kinan. Kinan bakal langsung anteng sendiri.
Tapi kalo hal itu terulang dalam waktu yang lama, dan malah menjadi sebuah jalan pintas menangani ‘masalah emosi’  anak, kami yakini itu kurang sehat.
Dengan berbekal referensi permainan DIY ibu ibu lain yang diharapkan bisa membuat Kinan tertarik bermain dan berlama lama sehingga dia tidak tertarik dengan smartphone dengan sendirinya, dari instagram @little dunant. @this is how we play. atau dari aplikasi chai play. Saya berbelanja ke balubur town square Bandung dengan modal awal Rp.200.000 untuk membeli kit yang nantinya jadi media Kinan belajar. Dan untuk lebih ter- trigger saya membuat akun khusus di instagram yang isi nya materi belajar bermain Kinan dengan kit tersebut dan challenge of 30 days no smartphone @kinanmainyuk 
Terhitung tanggal 12 September sebagai hari pertama saya menchallenge diri untuk terus memfasilitasi Kinan bermain dan belajar tanpa smartphone.
Ternyata seru banget bikin bikin kaya gini, aga bingung sih kalo lagi ga ada ide mau bikin apa,  tapi ya terus buka buka referensi lagi saja,  sering sih Kinan hanya menikmati materinya dalam waktu 1 menit saja, tapi yaudah diulangi lagi aja hari berikutnya,  mungkin dia lagi ga mood atau belum paham aja cara mainnya. Yang penting kita sabar dalam ‘pengulangan’ dan yang tidak kalah penting kita terlibat nyata dan terjun langsung bermain bareng anak,  tidak hanya berada di ruangan yang sama loh yah,  tapi benar benar berinteraksi masuk ke dalam permainan. Saat ini sudah selesai 30 days challenge nya nih,  mudah-mudahan  bisa tetus istiqomah mencari cari cara bermain dan belajar dan terlibat langsung dengan permainan Kinan,  meskipun kedepannya mungkin ada cheating day buat Kinan boleh lah pegang smartphone sesekali 😊
Boleh langsung aja cus akun instagramnya buibu bagi yang mebutuhkan referensi hehehe. Kalau ibu apakah pernah menchallenge diri sendiri? Apa itu? tulis di kolom komentar ya!

2 thoughts on “30 days challenge – kids without smartphone

  1. Jangankan si KECIL mbak, kadang saya sebagai orang dewasa (baca : tua.. hahhaa.. ) JUGA harus detox digital. Sedikit mengurangi, biar mata gak terlalu lelah.. 🤭. Apalagi masih balita ya, cocoknya masih bermain dengan hal2 yang berhubungan dengan motoriknya.. (tapi kok tulisanku capslock semua ya… ? Maafkan mbak… ! Gak bisa saya buat normal ini)

    1. Ah betul bangeet. Jadi kemarin selama challenge 30days saya juga mau ga mau jadi mengurangi penggunaan smartphone. Soalnya anak langsung komentar “ibun, ga boleh pegang HP ya!” 😅

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close
Dapatkan kabar tebaru dari kami

Kami akan memberitahu kamu apabila ada hal yang menarik yang sedang kami kerjakan